Sunday, July 9, 2017

Adab Adab membaca alquran


ADAB MEMBACA ALQURAN


     Setelah bersiwak hendaknya kita berwudhu, hendaknya duduk di tempat yang sepi dan penuh hormat dan kerendahan sambil menghadap kiblat, kemudian dengan menghadirkan hari yang khusyuk, kita membaca alquran dengan perasaan seperti mendengarkan bacaan alquran langsung dari allah Swt. Jika kita mengerti maknanya hendaknya kita membaca dengan penuh taddabur dan tafakkur (Merenungkan Dan Memikirkan Maknanya). Apabila menemui ayat ayat tentang rahmat, hendaknya berdoa dan mengharapkan rahmat-Nya. Apabila menjumpai ayat ayat tentang azab dan ancaman Allah, hendaknya kita meminta perlindungan pada-Nya, karena tidak ada penolong selain Allah Swt. Apabila kita menemui ayat tentang kebesaran dan kemuliaan Allah Swt. maka ucapkan lah subhanallah, Apabila kita tidak menangis dalam membaca alquran hendaknya kita berpura pura menangis.

     Alim ulama telah menulis, ada 6 adab lahiriyah dan 6 adat batiniyah dalam membaca al Quran.

Adab lahiriyah:

  1.  Membacanya dengan penuh rasa hormat, ada wudhu dan duduk menghadap kiblat.
  2.  Tidak membacanya terlalu capat tetapi membaca dengan Tajwid dan Tartif.
  3.  Berusaha menangis, walaupun berpura pura untuk menangis.
  4.  Memenuhi hak ayat ayat azab dan rahmat.
  5.  Jika dikhawatirkan akan menimbulkan riya atau menggagu orang lain, sebaiknya membaca  dengan suara pelan, Jika tidak, hendaknya membaca dengan suara keras.
  6.  Bacalah dengan suara yang merdu, karena banyak hadist yang menerangkan supaya kita  membaca alQuran dengan suara yang merdu

Adab batiniyah:

  • Mengagungkan alQuran di dalam hati sebagai kalam tertinggi.
  • Memasukkan keagungan Allah Swt. dan kebesarannya karena al Quran adalah kalam-Nya.
  • Menjauhkan rasa bimbang dan ragu dari hati kita.
  • Membacanya dengan merenungkan makna setiap ayat dengan penuh kenikmatan, Rasullulah saw. pernah berdiri sepanjang malam sambil berulang membaca ayat:                                        
         إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ    
         
 arti:


'"Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." 

 (QS. al Maidah [5]: 118)

          Pada suatu malam , Sa'id bin jubair r.a. membaca satu ayat dari surat yasin hiingg tiba waktu Shubuh:

          ومْتَـٰزُوا ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ

          Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) ada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat. 
[Surat Yasin (36) ayat 59]


               Hati kita mengikuti ayat ayat yang kita baca. Misalnya, apabila membaca ayat-ayat  rahmat,  hendaknya hati kita merasa gembira.



  • Telinga benar benar ditawajuhkan seolah olah Allah sendiri sedang berbicara dengan kita dan kita sedang mendengarkannya.




                              



     

No comments:
Write comments

berkomentarlah dengan bijak